Artikel

6 Bahaya Dehidrasi bagi Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

5 Menit Baca
Bagikan
WhatsAppFacebookX (Twitter)
6 Bahaya Dehidrasi bagi Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Dehidrasi merupakan salah satu gangguan keseimbangan fungsi tubuh yang kerap dianggap remeh banyak orang. Stereotipe tersebut berkembang karena tahap awal dehidrasi tidak menunjukkan gangguan kesehatan tubuh yang serius sehingga gejalanya sangat disepelekan. Padahal, bahaya dehidrasi yang berlangsung terus-menerus sangat berdampak buruk bagi fungsi organ serta kesehatan secara keseluruhan. Tanda-tanda awal dehidrasi maupun bahaya yang ditimbulkan patut diketahui supaya langkah preventif bisa dilakukan secara efektif.

Definisi dan Gejala Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi saat jumlah cairan tubuh yang hilang atau keluar lebih banyak daripada asupan yang dikonsumsi sehingga rentan memicu sejumlah gangguan kesehatan. sejumlah gejala yang menunjukkan bahwa tubuh sedang dehidrasi [1], yaitu:

Merasa haus dan bibir kering.

  • Kulit kering dan elastisitasnya berkurang drastis.
  • Tubuh lemas dan gampang lelah sehingga sulit beraktivitas.
  • Tidak ada air mata ketika menangis.
  • Susah fokus, pusing, dan kebingungan.Jantung berdenyut lebih cepat dibandingkan kondisi normal.
  • Frekuensi buang air kecil berkurang disertai kondisi urine berwarna kuning pekat.Kehilangan kesadaran (pingsan) akibat berkurangnya aliran serta tekanan darah ke otak dan jantung.
Berbagai Gangguan Kesehatan akibat Dehidrasi Berkepanjangan

Tubuh yang sering dehidrasi atau mengalami dehidrasi secara berkepanjangan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan berikut ini [2]:

  • Gangguan fungsi kognitif: hingga saat ini masih banyak orang belum menyadari kalau dehidrasi juga berkaitan erat dengan penurunan fungsi kognitif [3]. Otak terdiri dari 75% air sehingga fungsinya sangat bergantung pada kecukupan hidrasi harian bagi tubuh. Ketika tubuh dehidrasi, darah yang mengental akan menghambat suplai oksigen dan nutrisi ke otak. Itulah sebabnya dehidrasi membuat otak jadi kesulitan dalam fokus, mengingat, dan mengambil keputusan. 
  • Heatstroke: bahaya dehidrasi turut memperparah gangguan kesehatan tubuh yang dipicu serangan panas. Ketika cuaca sedang panas dan tubuh mengalami dehidrasi, maka tubuh gagal melakukan mekanisme pendinginan alami. Heatstroke membuat detak jantung tidak beraturan, sakit kepala, mual, linglung, bahkan pingsan. 
  • Penurunan tekanan darah: tubuh yang dehidrasi membuat volume darah ikut menurun sehingga jantung sukar memompa darah secara efektif. Gangguan kesehatan ini membuat tekanan darah turun drastis disertai berbagai gejala, seperti pusing, pandangan kabur, mual, sulit konsentrasi, dan pingsan.
  • Otot kram: kandungan mineral yang terdapat dalam air mineral sejuk berperan penting sebagai elektrolit, yaitu penghantar sinyal listrik antar sel-sel tubuh. Bila tubuh mengalami dehidrasi sehingga asupan elektrolit pun berkurang, maka proses pengiriman sinyal listrik jadi terganggu lalu menyebabkan otot menegang dan kram.
  • Masalah pada saluran kencing: dehidrasi yang berlangsung lama atau berulang-ulang membuat frekuensi buang air kecil menurun. Alhasil, kotoran dan bakteri pada saluran kencing tidak keluar sempurna dari tubuh sehingga memicu risiko Infeksi Saluran Kencing (ISK). 
  • Batu ginjal dan gangguan fungsi ginjal: bahaya dehidrasi juga menyebabkan mineral dalam tubuh mengendap di ginjal hingga membentuk batu. Selain itu, volume darah yang masuk ke ginjal juga ikut menurun jika tubuh kekurangan cairan sehingga membuat ginjal bekerja ekstra keras dalam menyaring racun. Kalau kinerja ginjal yang berlebihan tersebut terjadi berkepanjangan, maka penurunan fungsi ginjal pun tak dapat dihindari.
Langkah Sederhana Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh Setiap Hari

Efek samping dehidrasi yang membahayakan kesehatan tubuh bisa dicegah dengan melakukan beberapa langkah sederhana ini:

Siapkan Air Mineral Kemasan Praktis selama Beraktivitas

Jangan biarkan rutinitas harian membuat Anda lalai memenuhi hidrasi tubuh. Usahakan selalu membawa air mineral saat beraktivitas supaya risiko lupa minum dapat diminimalkan, termasuk ketika berkegiatan di luar ruangan. Kini, ada air mineral AQUVIVA dengan kemurnian optimal yang memberikan kesejukan di setiap teguk. 

Produk air mineral sejuk ini tersedia dalam kemasan 700 ml yang berarti 100 ml lebih banyak daripada air mineral lainnya sehingga efektif membantu memenuhi kebutuhan hidrasi harian bagi tubuh. AQUVIVA berasal dari sumber mata air pilihan yang telah melalui 7 Tahap Nano Purifikasi sehingga menghasilkan kemurnian optimal dengan mineral seimbang yang baik untuk tubuh. 

Melalui konsep 3-2-1 AQUVIVA, menjaga hidrasi harian menjadi lebih mudah untuk diingat. Cukup konsumsi 3 botol AQUVIVA 700 ml setara 2 liter untuk 1 hari penuh kesejukan.

Manfaatkan Aplikasi Pengingat

Jika Anda termasuk orang yang sering lupa minum, alangkah lebih baik jika Anda memasang aplikasi pengingat di HP. Sekarang, banyak aplikasi pengingat yang bisa diandalkan untuk membantu Anda minum air dalam jumlah cukup secara teratur, beberapa di antaranya yaitu Water Tracker - Water Reminder, Drink Water Reminder, dan Daily Water Tracker & Reminder. Penggunaan aplikasi tersebut sangat praktis karena Anda hanya perlu mengatur jadwal pengingat minum sesuai kebutuhan harian. Nantinya, aplikasi itu akan memunculkan notifikasi pengingat agar Anda lekas minum dalam jumlah cukup pada rentang waktu tertentu di sela-sela aktivitas.

Minum Air Lebih Banyak pada Kondisi Tertentu

Jumlah rata-rata asupan air yang dibutuhkan setiap orang berkisar di angka 2 liter per hari, meskipun kebutuhan cairan dapat berbeda-beda tergantung usia, aktivitas fisik, kondisi lingkungan, hingga kondisi kesehatan masing-masing individu. Sejalan dengan kebutuhan tersebut, AQUVIVA menghadirkan kemasan 700 ml yang membantu pemenuhan asupan cairan harian secara lebih praktis. AQUVIVA memperkenalkan konsep hidrasi 3-2-1 sebagai panduan sederhana untuk menjaga kecukupan cairan tubuh. Konsep ini mengajak Anda mengonsumsi 3 botol AQUVIVA 700 ml yang setara dengan sekitar 2 liter air mineral untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama 1 hari penuh kesejukan.

Meskipun bahaya dehidrasi kerap mengintai kesehatan, bukan berarti Anda tidak dapat mengantisipasinya agar tubuh selalu terhidrasi sepanjang hari. Mari membangun kebiasaan mengonsumsi air dalam jumlah cukup mulai hari ini dengan dukungan air mineral AQUVIVA yang murni pasti sejuknya.


Referensi:

[1] Healthline (2018)

[2] Mayo Clinic (2025)

[3] Minneapolis Clinic of Neurology (2020)


6 Bahaya Dehidrasi bagi Kesehatan yang Perlu Diwaspadai