
Beritakota.id, Denpasar – Di tengah krisis sampah plastik global, pertanyaan besar yang semakin mengemuka bukan lagi sekadar siapa yang membuang, melainkan siapa yang bertanggung jawab. Selama bertahun-tahun, beban pengelolaan sampah kerap diletakkan di pundak konsumen dan pemerintah daerah. Padahal, dalam rantai ekonomi modern, produsen memiliki peran krusial—bahkan menentukan—dalam memastikan produk yang mereka hasilkan tidak berakhir sebagai beban bagi planet.
Langkah AQUVIVA, produk air minum dalam kemasan dari WINGS Food, menghadirkan Reverse Vending Machine (RVM) pertama mereka di Bali menjadi contoh konkret bagaimana tanggung jawab itu mulai diterjemahkan ke dalam aksi nyata. Bukan sekadar kampanye simbolik, kehadiran RVM di ruang belanja harian seperti Bintang Supermarket menandai pergeseran penting: pengelolaan sampah tidak lagi berada di luar ekosistem bisnis, tetapi menjadi bagian dari desain produk itu sendiri.
*** Source: https://www.beritasatu.com/network/beritakotaid/756641/dari-botol-ke-tanggung-jawab-langkah-hijau-aquviva

