Artikel

Minum Lebih Teratur Selama Puasa Ramadan 3 Botol AQUVIVA 700 ml Setara 2 Liter untuk 1 Hari Penuh Kesejukan

7 Menit Baca
Bagikan
WhatsAppFacebookX (Twitter)
Minum Lebih Teratur Selama Puasa Ramadan 3 Botol AQUVIVA 700 ml Setara 2 Liter untuk 1 Hari Penuh Kesejukan

Tak ada yang lebih membahagiakan daripada kesempatan untuk kembali menyambut kedatangan bulan suci Ramadan. Menjalani rutinitas ibadah yang khidmat selama bulan Ramadan tentu harus diimbangi dengan ketelatenan menjaga kesehatan. Anda tentu tak mau kan rentan dehidrasi karena lalai memenuhi kebutuhan asupan air selama berpuasa?

Konsumsi minuman buka puasa bukan sekadar tentang pemuas dahaga semata. Lebih dari itu, minuman buka puasa harus mampu mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama seharian untuk mencegah risiko dehidrasi.

Apa Itu Dehidrasi?

Dehidrasi adalah kondisi yang terjadi saat tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada asupan air yang masuk sehingga menyebabkan gangguan fungsi organ. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena asupan air memiliki fungsi esensial sebagai berikut [1]

  • Membantu melumasi sendi serta menjaga kepadatan tulang.
  • Memperlancar sistem pencernaan.
  • Mewujudkan keseimbangan hormon tubuh.
  • Membantu mengangkut oksigen dalam darah ke seluruh organ
  • Menjaga kestabilan suhu tubuh.
  • Meredam guncangan pada sejumlah organ vital seperti otak dan sumsum tulang belakang.

Upaya mencukupi kebutuhan cairan tubuh untuk cegah dehidrasi sebenarnya mudah asalkan Anda melakukannya secara telaten. Salah satu caranya yaitu mengonsumsi 3 botol air mineral AQUVIVA 700 ml yang setara dengan 2 liter air untuk 1 hari yang pasti sejuknya atau yang lebih dikenal dengan panduan 3-2-1 AQUVIVA. Kebiasaan sederhana ini akan menjaga tubuh tetap terhidrasi ketika Anda sibuk beraktivitas seharian.

Mengapa Tubuh Rentan Dehidrasi saat Berpuasa?

Dokter konsultan Rumah Sakit AIMS, Dombivali, India, Dr. Kushal Bangar, menjelaskan bahwa aktivitas berpuasa membuat siapa pun harus lebih cermat menyikapi dehidrasi [2]. Menjalani ibadah puasa selama beberapa belas jam membuat tubuh kehilangan cairan melalui keringat, pernapasan, dan proses pencernaan serta mengalami gangguan keseimbangan elektrolit. Jika kondisi tersebut tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup sejak berbuka puasa hingga imsak, maka dehidrasi pun tak dapat dihindari.

Beberapa faktor lainnya yang turut meningkatkan risiko dehidrasi saat puasa, antara lain:

  • Aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.
  • Cuaca panas dan lembap.
  • Gangguan kesehatan tertentu, seperti demam, diare, dan muntah.
  • Konsumsi kopi atau teh yang menyebabkan efek diuretik (peningkatan produksi urin dan pembuangan natrium dari dalam tubuh) tingkat ringan.
  • Asupan natrium berlebihan dari makanan.

Tips agar Tetap Terhidrasi saat Puasa Ramadan

Risiko dehidrasi yang mengintai kesehatan selama menjalani ibadah puasa Ramadan dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal berikut ini [3]: 

  • Utamakan Konsumsi Air Mineral saat Buka Puasa 

Sajian takjil berupa minuman segar untuk buka puasa memang menggoda. Namun, ingatlah bahwa konsumsi air mineral sejuk harus jadi prioritas sewaktu berbuka untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang usai berpuasa seharian. Jadi, biasakan diri untuk minum air mineral terlebih dahulu sebelum mencicipi aneka hidangan buka puasa yang menyegarkan. 

  • Minum Lebih Banyak Air setelah Salat Tarawih 

Banyak orang lupa minum air setelah salat tarawih meskipun waktu tersebut sangat efektif untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Itulah sebabnya Anda harus lebih disiplin membangun kebiasaan minum air usai tarawih. Usahakan untuk selalu minum air dalam jumlah cukup sesaat sebelum mulai menyantap makanan apa pun. Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh, kebiasaan baik ini juga ampuh untuk mencegah konsumsi makanan berlebihan setelah berbuka puasa.  

  • Manfaatkan Aplikasi Pengingat 

Bila Anda sering lupa minum air karena sibuk beraktivitas, maka sebaiknya Anda mengandalkan aplikasi pengingat untuk mengantisipasi kebiasaan tersebut. Aktifkan aplikasi pengingat di HP untuk memunculkan notifikasi pada waktu-waktu tertentu saat Anda harus mengonsumsi air. Cara ini memang sederhana tapi tergolong ampuh membantu memenuhi kebutuhan cairan bagi tubuh selama berpuasa.  

  • Konsumsi Air Mineral dalam Jumlah Cukup pada Malam Hari 

Sama seperti orang yang hendak lari maraton, orang yang berpuasa juga wajib mencukupi kebutuhan air bagi tubuh sejak malam hari. Setelah berbuka puasa, pastikan Anda mengonsumsi air dalam jumlah cukup supaya tubuh tetap terhidrasi seharian hingga menjelang waktu berbuka puasa. Jangan menunggu sampai haus untuk minum air sebab jumlah cairan  yang dibutuhkan tubuh tetap sama ketika berpuasa atau tidak.  

  • Awali dan Sudahi Sahur dengan Konsumsi Air 

Santap sahur merupakan momen terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan asupan air seharian. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mengawali dan menyudahi sahur dengan mengonsumsi air dalam jumlah cukup, contohnya satu gelas air sebelum makan dan satu gelas air setelah makan. Asupan air yang cukup setelah makan sahur akan membantu tubuh menyimpan air lebih lama sehingga siap menjalani ibadah puasa.

Saatnya Minum Lebih Teratur Selama Puasa Ramadan dengan AQUVIVA

Risiko dehidrasi akibat lalai mencukupi kebutuhan cairan tubuh dapat diantisipasi dengan panduan hidrasi AQUVIVA 3-2-1 untuk sepanjang hari dan selama puasa di bulan Ramadan, yang artinya 3 botol AQUVIVA 700ml, setara 2 liter air untuk 1 hari pasti sejuknya. Melalui panduan hidrasi yang mudah diingat ini, rasakan satu hari penuh kesejukan dengan air mineral AQUVIVA yang kemurniannya optimal dan siap memberikan kesejukan di setiap teguk.

AQUVIVA merupakan air mineral yang telah melalui 7 Tahap Nano Purifikasi sehingga memiliki kemurnian optimal dan mineral seimbang, serta memiliki sensasi sejuk di tiap teguk. Standar kualitasnya selalu terjaga dengan baik sehingga cocok untuk kebutuhan sehari-hari. Tak hanya itu, air mineral AQUVIVA juga mengandung pH seimbang (antara 7 hingga 8), mendukung kesehatan organ pencernaan sehingga penyerapan nutrisi berlangsung optimal. Isinya 100ml lebih banyak dibandingkan produk lainnya sehingga cocok untuk membantu memenuhi asupan air bagi tubuh, khususnya selama menjalani ibadah puasa. Botol AQUVIVA yang kokoh dan bebas kandungan Bisphenol-A (BPA) membuatnya nyaman dibawa ketika beraktivitas tanpa disertai ancaman dampak buruk jangka panjang bagi kesehatan.

Minum AQUVIVA, Dapatkan Manfaat Sejuk dan Raih Kejutan dari Tutup Botolnya

AQUVIVA tak hanya telaten mendukung gaya hidup seimbang masyarakat tanah air melalui produk air mineral sejuk yang berkualitas. Lebih dari itu, upaya berbagi berkah dan kebahagiaan juga diwujudkan dalam berbagai program hadiah AQUVIVA, salah satunya yaitu program Kejutan Tutup Botol AQUVIVA Ramadan yang berlangsung sejak 1 Januari hingga 31 April 2026.

Cara mendapatkan hadiah dari program Kejutan Tutup Botol AQUVIVA Ramadan sangat mudah. Anda hanya perlu membeli air mineral AQUVIVA kemasan 250ml, 700ml, dan 1,6 L di toko terdekat (warung, minimarket, atau supermarket). Selanjutnya, periksa bagian bawah tutup botol untuk mencari kode atau keterangan hadiah. Banyak hadiah dengan total miliaran tersembunyi di balik tutup botol AQUVIVA sehingga kesempatan memenangkannya terbilang besar, yaitu paket umroh, kulkas, air fryer, TV, HP, serta uang tunai dan saldo e-wallet (dengan kode unik) senilai miliaran rupiah.

Peluang untuk jadi pemenang program AQUVIVA berhadiah miliaran masih terbuka lebar hingga akhir April 2026. Yuk, rutin konsumsi air mineral AQUVIVA agar berhasil meraih hadiah menarik dari program periode Ramadan tahun ini!

***

Referensi :

[1] Cleveland Clinic (2023)

[2] Hindustan Times (2025)

[3] CNN (2025)