Artikel

Persiapan Ikut Turnamen Tenis? Jangan Sampai Salah Strategi Hidrasi

5 Menit Baca
Bagikan
WhatsAppFacebookX (Twitter)
Persiapan Ikut Turnamen Tenis? Jangan Sampai Salah Strategi Hidrasi

Olahraga permainan modern seperti tenis kini semakin digandrungi karena bukan sekadar menyehatkan, tapi juga menyenangkan. Minat masyarakat yang cenderung tinggi membuat olahraga tenis kini sering dilombakan dalam festival olahraga maupun turnamen amatir. Antusiasme mengikuti turnamen tenis tentu menjadi hal positif yang wajib dibarengi persiapan memadai, termasuk strategi hidrasi tubuh.

Manfaat Minum Air Mineral selama Berolahraga

Asupan air sangat penting untuk memenuhi hidrasi tubuh sepanjang hari, termasuk saat berolahraga. Itulah sebabnya AQUVIVA hadir sebagai air mineral sejuk yang berkomitmen mendukung semua orang mencukupi kebutuhan cairan tubuh harian. Kemurnian optimal dan mineral baik seimbang dalam air mineral AQUVIVA siap menyejukkan setiap momen dan aktivitas.

Konsumsi air mineral sejuk selama bermain tenis akan memberikan banyak manfaat berikut ini [1]:

1. Menjaga Kestabilan Suhu Tubuh

Kestabilan suhu tubuh sangat penting untuk menjaga keseimbangan metabolisme, kinerja enzim, dan aktivitas organ vital. Oleh karena itu, suhu tubuh harus tetap terjaga agar tidak naik drastis saat berolahraga, terutama bila aktivitas fisik tersebut dilakukan dengan intensitas tinggi atau sewaktu cuaca panas. Peningkatan suhu tubuh berlebihan yang berujung pada serangan panas (heat stroke) bisa dicegah dengan mengonsumsi air mineral sejuk secukupnya.

2. Meminimalkan Risiko Kram Otot

Belum banyak orang yang tahu kalau kram otot saat berolahraga bukan hanya disebabkan kurangnya pemanasan, melainkan juga dehidrasi. Konsumsi air mineral dalam jumlah cukup terbilang penting bagi otot karena 76% bagiannya terdiri dari air. Asupan air akan mendukung otot untuk berkontraksi secara normal sehingga risiko kram pun berkurang drastis.

3. Memaksimalkan Performa Tubuh saat Berolahraga

Dehidrasi saat berolahraga menyebabkan gangguan kinerja otot, peredaran darah, serta pengaturan suhu tubuh sehingga berdampak buruk bagi tubuh. Sejumlah gangguan tersebut tentu membuat performa tubuh ketika berolahraga jadi menurun. Oleh sebab itu, risiko dehidrasi patut diminimalkan dengan mengonsumsi air dalam jumlah cukup sewaktu berolahraga.

4. Mendukung Fungsi Organ Pencernaan

Sejumlah organ yang tergabung dalam sistem pencernaan akan mengalami dampak paling besar bila tubuh dehidrasi akibat olahraga. Kecenderungan ini terjadi karena organ-organ tersebut butuh asupan air yang cukup untuk mencerna zat makanan, menyerap nutrisi, serta menjaga kelancaran peredaran darah. Dehidrasi setelah berolahraga rentan menyebabkan sembelit serta berbagai gangguan sistem pencernaan lainnya.

5. Mempertahankan Performa Otak

Olahraga tenis tentu tak ubahnya aktivitas lain yang butuh strategi dan fokus penuh selama turnamen berlangsung. Celakanya, dehidrasi ringan sekalipun bisa menyebabkan gangguan fungsi otak berupa penurunan konsentrasi dan daya ingat. Risiko dehidrasi yang memengaruhi performa tersebut harus dicegah dengan asupan air mineral sejuk yang cukup sebelum, saat, dan setelah berolahraga.

Gejala Dehidrasi yang Rentan Muncul saat Berolahraga

Tubuh yang dehidrasi saat berolahraga akan mengirimkan sinyal berupa beberapa gejala sebagai berikut [2]:

  • Rasa haus dan bibir jadi kering.

  • Kram otot.

  • Pusing dan konsentrasi menurun drastis, bahkan hingga memengaruhi kontrol gerakan tubuh.

  • Jumlah keringat berkurang dan warna urin menjadi lebih pekat.

  • Jantung berdetak lebih cepat daripada biasanya.

  • Kelelahan hebat hingga tidak sanggup melanjutkan olahraga.

Bila mengalami gejala tersebut, sebaiknya Anda lekas menghentikan aktivitas olahraga dan mengonsumsi air mineral sambil beristirahat untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Keputusan melanjutkan olahraga ketika mengalami dehidrasi berisiko menyebabkan heatstroke bahkan kehilangan kesadaran.

Strategi Efektif Penuhi Hidrasi Tubuh selama Turnamen Tenis 

Pedoman umum yang dapat dijadikan acuan untuk memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh selama mengikuti turnamen olahraga tenis adalah sebagai berikut [3]:

Rekomendasi asupan air sebelum berolahraga:

Estimasi 500-700 ml (setara dengan 2-3 gelas): 4 jam sebelum olahraga.

Estimasi 250-350 ml (setara dengan 1-2 gelas): 10-15 menit sebelum olahraga.

Sebagai tambahan, usahakan menimbang berat badan terlebih dahulu sebelum mulai berolahraga.

Rekomendasi asupan air saat berolahraga:

100-250 ml (setara dengan ½ hingga 1 gelas) setiap 15 hingga 20 menit. Jika Anda berkeringat dalam jumlah banyak atau berolahraga saat cuaca panas, maka jumlah asupan air yang dibutuhkan tentu lebih banyak daripada rekomendasi tersebut.

Rekomendasi asupan air setelah berolahraga:

Jangan lupa menimbang berat badan setelah berolahraga untuk mengetahui jumlah berat yang hilang. Anda harus menggantikan setiap 0,5 kg berat badan yang hilang dengan asupan air sebanyak 450 hingga 500 ml. Hal ini wajib dilakukan karena penurunan berat badan sesaat setelah olahraga disebabkan oleh berkurangnya cairan tubuh.


Jadi, sudah sejauh manakah persiapan turnamen tenis yang akan Anda ikuti dalam waktu dekat?

Latihan fisik dan teknik bermain tenis yang tepat tentu harus jadi prioritas supaya bisa memenangkan turnamen. Namun, strategi hidrasi tubuh juga tak kalah krusial untuk menjaga performa fisik dan kebugaran saat berkompetisi. Jangan biarkan dehidrasi saat olahraga jadi penghalang bagi kelancaran performa fisik.

Lengkapi rutinitas hidrasi dengan air mineral sejuk AQUVIVA yang telah melalui Teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi untuk menghasilkan kemurnian optimal dengan mineral seimbang yang baik untuk tubuh. Kemasan AQUVIVA 700 ml hadir dengan isi 100 ml lebih banyak untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian dengan lebih praktis. Terapkan konsep hidrasi 3-2-1 dengan mengonsumsi 3 botol AQUVIVA 700 ml yang setara dengan 2 liter air untuk 1 hari penuh kesejukan agar tubuh tetap bugar sebelum, selama, dan setelah turnamen.


Referensi:

Healthline (2023)

AloDokter (2025)

Medicine Net (2022)


Persiapan Ikut Turnamen Tenis? Jangan Sampai Salah Strategi Hidrasi

Persiapan Ikut Turnamen Tenis? Jangan Sampai Salah Strategi Hidrasi