Artikel

Sering Mengantuk di Jam Kerja? Ini Salah Satu Tanda Kekurangan Air Mineral

4 Menit Baca
Bagikan
WhatsAppFacebookX (Twitter)
Sering Mengantuk di Jam Kerja? Ini Salah Satu Tanda Kekurangan Air Mineral

Rasa kantuk yang timbul di jam kerja kerap dianggap lazim meskipun sebenarnya sangat mengganggu produktivitas secara keseluruhan. Keadaan tersebut tentu dapat membuat daya ingat menurun dan kreativitas terganggu. 

Faktanya, penyebab kantuk di jam kerja bukan hanya kurang tidur atau aktivitas yang terlalu padat, melainkan juga bisa terjadi akibat dehidrasi. Hubungan itulah yang membuat hidrasi harian bagi tubuh menjadi hal penting yang harus dilakukan untuk mencegah kantuk di jam kerja. Upaya memenuhi hidrasi harian dengan konsumsi air mineral sejuk seperti AQUVIVA patut didukung gaya hidup seimbang secara konsisten agar kecenderungan mengantuk di tempat kerja tidak berkepanjangan.

Mengapa Mengantuk pada Jam Kerja Jadi Tanda Kekurangan Air Mineral? Ini Alasannya!

Otak merupakan organ vital dalam tubuh yang komposisinya terdiri dari 75% air. Oleh karena itu, asupan air sangat berpengaruh terhadap fungsi otak, terutama yang berkaitan dengan fungsi kognitif [1]. Kondisi tubuh yang dehidrasi akan memengaruhi aliran darah ke otak sehingga risiko otak kekurangan oksigen semakin besar. Jika hal ini berlangsung terus-menerus, maka fungsi kognitif otak akan berkurang.  

Beberapa gejala utama yang menunjukkan penurunan fungsi kognitif antara lain, lemas, mengantuk, pusing, sulit menyimpan memori jangka pendek, sulit mengingat kenangan lama (memori jangka panjang), serta kemampuan bereaksi jadi menurun. Tanda kekurangan air mineral yang mengganggu fungsi kognitif tersebut kemudian memicu rasa kantuk tak tertahankan pada jam kerja.

Kantuk di jam kerja akibat dehidrasi biasanya turut diperparah beberapa faktor pencetus lainnya, yaitu [2]:

  • Durasi tidur yang kurang, yaitu tidak mencapai 7 jam setiap malam.

  • Kualitas tidur yang menurun karena berbagai penyebab, misalnya konsumsi alkohol dan kafein sebelum tidur, durasi penggunaan gawai berlebihan, lingkungan yang terlalu silau atau berisik, atau sering terbangun ketika tidur.

  • Efek samping konsumsi obat-obatan tertentu yang menyebabkan kantuk, contohnya antihistamin dan antidepresan.

  • Lonjakan kadar gula darah secara mendadak dan berlebihan setelah mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi.

  • Ritme sirkadian tubuh yang terganggu karena sering bekerja pada shift malam, jet lag, atau efek begadang di akhir pekan.

  • Gangguan tidur obstruktif berupa sleep apnea yang menyebabkan gangguan pernapasan berulang kali sehingga tidur menjadi kurang nyenyak dan kurang berkualitas. Alhasil, tubuh lebih rentan mengantuk di jam kerja karena tidak mendapat kualitas istirahat yang memadai pada malam hari.

Berbagai Gejala Lain yang Muncul saat Tubuh Kekurangan Asupan Cairan

Mengantuk pada jam kerja bukan satu-satunya tanda kekurangan air mineral yang ditunjukkan tubuh. Beberapa gejala lain yang kerap timbul ketika tubuh mulai dehidrasi [3], antara lain:

  • Merasa haus dan bibir kering.

  • Kulit juga kering dan elastisitasnya berkurang drastis.

  • Tubuh lemas dan gampang lelah sehingga sulit beraktivitas.

  • Tidak ada air mata ketika menangis.

  • Pusing dan kebingungan.

  • Jantung berdenyut lebih cepat dibandingkan kondisi normal.

  • Frekuensi buang air kecil berkurang disertai kondisi urine berwarna kuning pekat.

  • Kehilangan kesadaran (pingsan) akibat berkurangnya aliran serta tekanan darah ke otak dan jantung.

Mari Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini untuk Penuhi Hidrasi Harian saat Bekerja!

Jangan biarkan dehidrasi jadi penyebab kantuk sewaktu bekerja yang mengganggu konsentrasi bahkan menurunkan produktivitas. Mulai sekarang, bergegaslah memenuhi hidrasi harian saat bekerja dengan melakukan beberapa kebiasaan berikut ini [4]:

  • Selalu Ingat Minum Air Mineral Sejuk di Sela-Sela Aktivitas

Minum air mineral sejuk dalam jumlah cukup di sela-sela aktivitas merupakan cara utama meminimalkan risiko dehidrasi. Pastikan kalau Anda selalu mencukupi hidrasi harian tubuh kurang lebih 2 liter per hari. Lengkapi rutinitas hidrasi dengan konsumsi AQUVIVA untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian secara lebih mudah. Air mineral AQUVIVA hadir dalam kemasan praktis dan telah melalui 7 Tahap Nano Purifikasi yang efektif menjaga kemurniannya agar tetap optimal.

  • Siapkan Air Mineral dengan Kemasan Praktis

Salah satu hal yang membuat banyak orang jarang minum saat beraktivitas adalah enggan repot membawa botol air minum. Padahal, kendala tersebut bisa disiasati dengan memilih air mineral berkualitas yang kemasannya praktis seperti AQUVIVA.  Tak cuma memiliki isi 100 ml lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan cairan harian tubuh, AQUVIVA juga didesain dengan botol kokoh yang nyaman digenggam dan bebas Bisphenol-A (BPA). Dengan demikian, konsumsi air mineral AQUVIVA selama bekerja membuat Anda tak perlu repot mengisi botol minum ketika sedang sibuk.

  • Pasang Aplikasi Pengingat di HP

Kalau rutinitas kerja yang super padat benar-benar membuat Anda sering lupa minum, berarti sudah saatnya menggunakan aplikasi pengingat di HP. Unduh dan aktifkan aplikasi pengingat minum air di HP yang akan memunculkan notifikasi serta info seputar jumlah air yang harus dikonsumsi pada jam-jam tertentu. Ikuti setiap instruksi yang ditampilkan aplikasi tersebut dengan seksama sehingga kebiasaan menunda minum lekas hilang dan risiko dehidrasi pun berkurang.

Bila masalah kantuk di jam kerja akibat dehidrasi sudah teratasi, tubuh dan pikiran jadi lebih fit untuk menghadapi tantangan kerja di depan mata. Dukungan air mineral AQUVIVA, Murni Pasti Sejuknya, siap penuhi hidrasi harian untuk mencegah dehidrasi penyebab kantuk saat bekerja.


Referensi:

Occupational Safety and Health Administration (OSHA) (2025)

Ubie Health (2026)

Mayo Clinic (2025)

WebMD (2026)