
Minum air merupakan salah satu rutinitas penting untuk mencukupi kebutuhan hidrasi harian bagi tubuh. Sayangnya, banyak orang punya kecenderungan menunda minum air karena sibuk melakukan kegiatan sehari-hari. Padahal, kebiasaan tersebut dapat menyebabkan berbagai dampak dehidrasi yang mengganggu kualitas kesehatan. Meskipun terkesan sederhana, menunda minum air tak boleh dilakukan terus-menerus agar kebutuhan cairan harian bagi tubuh selalu tercukupi.
Mengenal Dampak Kurangnya Asupan Cairan bagi Tubuh
Orang yang langsung minum air ketika haus tetap bisa mengalami risiko dehidrasi jika jumlah asupannya tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Apalagi orang yang terbiasa menunda minum air bahkan saat dahaga mulai terasa. Sebenarnya, minum air memang harus dilakukan secara teratur dengan jumlah yang cukup tanpa menunggu rasa haus muncul.
Kebiasaan menunda minum air bisa membuat tubuh kekurangan asupan cairan dan mengalami dehidrasi yang memicu beberapa gangguan berikut ini [1]:
Tubuh Kekurangan Asupan Mineral
Proses pengolahan air yang didukung teknologi canggih dapat membantu mempertahankan kandungan mineral dalam air. Contohnya, air mineral sejuk AQUVIVA yang telah melalui Teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi untuk menghasilkan kemurnian optimal mineral seimbang yang baik bagi tubuh.
Sebuah penelitian kesehatan yang dirilis dalam Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI) mengungkap bahwa peran asupan mineral berpengaruh besar terhadap sistem imun tubuh [2]. Kebiasaan menunda minum air berisiko membuat tubuh kekurangan asupan mineral sehingga rentan mengalami peradangan karena respons sistem imun kurang adaptif terhadap serangan penyakit.
Proses Pembakaran Kalori Terhambat
Banyak orang belum menyadari kalau upaya mencukupi asupan air bagi tubuh adalah salah satu kunci menjaga kestabilan berat badan ideal. Sebuah penelitian kesehatan tahun 2023 menemukan fakta bahwa kelompok responden yang mengonsumsi air mineral dalam jumlah cukup setelah makan menunjukkan efek pembakaran kalori lebih signifikan daripada kelompok yang tidak minum air mineral [3].
Hal ini dapat terjadi karena air membantu mengurai lemak menjadi gliserol dan asam lemak dalam proses metabolisme tubuh. Selanjutnya, air akan mengedarkan dua zat hasil penguraian lemak tersebut dalam bentuk energi ke seluruh sel tubuh. Hasilnya, pembakaran lemak berlangsung optimal dan tubuh lebih berenergi ketika menjalani aktivitas sehari-hari.
Keseimbangan Elektrolit Terganggu
Kandungan mineral dalam air juga berfungsi sebagai elektrolit yang mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, antara lain mendukung sistem saraf dan otot, menjaga kestabilan pH darah dan tekanan darah, serta mempertahankan imun tubuh. Risiko gangguan fungsi organ akan meningkat bila tubuh kekurangan elektrolit. Gangguan tersebut akan memunculkan gejala yang bervariasi, seperti gampang kelelahan, sakit kepala, muntah, kram otot, dan rentan sakit.
Sulit Membatasi Asupan Kalori
Otak terkadang keliru membedakan sinyal tubuh terkait rasa lapar atau dehidrasi. Oleh karena itu, kebiasaan minum air mineral sebaiknya dilakukan setiap kali merasa ingin menyantap camilan. Bila ternyata tubuh hanya memberikan sinyal dehidrasi, maka keinginan ngemil akan hilang sesaat setelah minum segelas air. Sebaliknya, tubuh rentan mengalami kelebihan asupan kalori jika sinyal dehidrasi disalahartikan dengan tindakan menunda minum air dan dilanjutkan dengan menyantap camilan.
Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Hidrasi tubuh juga berfungsi menjaga volume, kekentalan, dan tekanan darah agar tetap stabil. Bila tubuh sering kekurangan cairan akibat kebiasaan menunda minum air, maka kekentalan dan tekanan darah meningkat sehingga jantung dan pembuluh darah harus bekerja ekstra keras saat memompa darah. Risiko penyakit kronis seperti gagal jantung dan stroke jadi meningkat kalau situasi tersebut berlangsung dalam jangka panjang.
Kekuatan Struktur Tulang Berkurang Drastis
Beberapa jenis mineral yang terdapat dalam air minum, seperti kalsium, magnesium, dan fosfor bermanfaat memperkuat jaringan tulang Itulah sebabnya, kebiasaan menunda minum air yang menyebabkan dehidrasi jangka panjang membuat risiko penurunan kepadatan tulang semakin besar. Alhasil, pengeroposan tulang (osteoporosis) dan patah tulang pun semakin sulit dicegah seiring bertambahnya usia.
Cara Sederhana nan Ampuh Membangun Kebiasaan Minum Air Teratur
Setelah mengetahui dampak dehidrasi akibat kebiasaan menunda minum air, tentu Anda makin menyadari pentingnya memenuhi hidrasi harian bagi tubuh. Tak perlu berkecil hati bila selama ini Anda termasuk sering menunda minum air ketika sibuk beraktivitas. Lakukan beberapa cara sederhana ini supaya terbiasa minum air teratur setiap hari:
- Jalani jadwal konsumsi air mineral secara konsisten: hal pertama yang patut dilakukan untuk menghentikan kebiasaan menunda minum air adalah menyiapkan jadwal konsumsi air secara konsisten [4]. Mulai sekarang, usahakan konsumsi air pagi hari sesaat setelah bangun tidur, di sela-sela kegiatan apa pun, sebelum makan dan saat lapar di luar jam makan, dan ketika melakukan aktivitas fisik atau olahraga (sebelum, saat, dan sesudah).
- Siapkan air minum dengan kemasan praktis: Mayoritas orang cenderung jarang minum saat beraktivitas karena tidak ingin repot membawa banyak botol minum. Untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian dengan lebih mudah, terapkan konsep hidrasi 3-2-1 AQUVIVA dengan mengonsumsi 3 botol AQUVIVA 700 ml yang setara 2 liter air untuk 1 hari penuh kesejukan. AQUVIVA 700 ml hadir dengan isi 100 ml lebih banyak sehingga lebih praktis untuk menemani aktivitas sehari-hari dan membantu memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh.
- Pasang aplikasi pengingat di HP: kalau aktivitas super padat benar-benar kerap membuat Anda lupa minum, berarti sudah saatnya menggunakan aplikasi pengingat di HP. Unduh dan aktifkan aplikasi pengingat minum air di HP yang akan memunculkan notifikasi serta info tentang jumlah air yang harus dikonsumsi pada jam-jam tertentu. Ikuti setiap instruksi yang ditampilkan aplikasi tersebut dengan seksama sehingga kebiasaan menunda minum lekas hilang dan risiko dehidrasi pun berkurang.
Tak ada kata terlambat untuk memulai kebiasaan baik demi menjaga kesehatan tubuh, termasuk membiasakan diri minum air mineral sejuk secara teratur setiap hari. Mari mempercayakan pemenuhan kebutuhan hidrasi harian tubuh pada AQUVIVA dan rasakan sendiri manfaat sehatnya.
Referensi:
Sering Menunda Minum Air Putih? Kenali Dampaknya terhadap Dehidrasi

